Tahitian Noni Juice untuk Eyangku

Pada bulan Januari 2008, sekitar tgl. 10-an, aku mendapat kabar kalau Eyang uti-ku masuk RS. Sedih rasanya karena tidak bisa menjenguk langsung karena beliau tinggal di Medan. Beliau adalah nenek satu-satunya yang masih hidup, umurnya 83 tahun.

Selama ini beliau memang sudah pikun, tetapi kondisi fisik tetap sehat. Tiap hari pasti selalu hang out di kebunnya yang super luas. Apakah itu menanam bunga atau mencabut rumput. Tetapi aktivitas itu kadang membuat pinggangnya sakit.

(foto diambil pas aku ke Medan, tgl. 8 Maret 2008)

Setelah dirawat di RS beberapa waktu, Eyang kembali pulang. Dari hasil CT Scan, terjadi pengecilan otak. Wah, aku baru dengar nih.
Nah, awal Februari, ternyata masuk RS lagi. Kali ini katanya lebih parah karena bicaranya gak nyambung dan terjadi perubahan sikap, juga berhalusinasi.
Mau nangis rasanya dengar Eyang seperti itu. Kita semua berdoa agar tidak terjadi hal-hal yang buruk.
Aku memutuskan mengirim Tahitian Noni Juice kepada Eyang. Kebetulan tanteku yang minum TNJ sedang ada di Medan, jadi bisa minta tolong padanya untuk memberi TNJ kepada Eyang. Dua hari pertama sempat diminumkan, tetapi distop karena Eyang muntah-muntah dan tidak mau makan.
Sebenarnya tidak perlu takut dengan hal ini, karena tubuh sedang adaptasi dan sedang terjadi ‘healing process’, berhubung tante dan oomku tidak mengerti, yah TNJ-nya tidak diteruskan deh……….

Padahal, kadang ada saat di mana tubuh sedang krisis dan perlu pertolongan pertama. Aku tidak bisa memaksakan.

Akhirnya, aku diijinkan cuti oleh bos. Aku pergi ke Medan tgl. 7-10 Maret 2008. Mulai tgl. 8, Eyang mulai minum TNJ lagi dengan dosis kecil, 2 x 15 cc, dengan pengawasan aku :)
Aku bertekad, InsyaAllah Eyang bisa pulih.
Saat itu tidak lama sejak Eyang pulang kembali dari RS, perawatan kedua.
Kaki, pinggang, pantat, masih sakit. Dipakaikan pampers, tapi kekeuh mau buang air ke kamar mandi, tidak mau di pampers. Risih katanya.
Akhirnya aku kurang tidur, karena tiap malam, tiap 1 atau 2 jam sekali mesti bangun menemani Eyang ke kamar mandi, kalau tidak dia bisa jatuh.

Malam pertama setelah minum TNJ, Eyang tidur dengan tenang, tidak sering minta ke kamar mandi. Malam kedua, kembali ke kondisi semula.
Ayo, kita teruskan minum TNJ-nya ya……

Setelah kembali ke Jakarta, tiap minggu kondisi Eyang aku pantau.
Waktu long weekend Maret kemarin, kata sepupuku, Eyang sudah bisa jalan sendiri ke kursi roda tanpa sepengetahuan mereka.
Tgl. 29 Maret, kata sepupuku, Eyang sekarang keluar kamar, lalu duduk di sofa depan kamar, baca koran, kembali lagi ke kamar. Bahkan kata oomku, dia baru aja marah2 ke cucunya yang kecil karena main bola dengan teman-temannya di halaman depan kamarnya, karena berisik, hehehe…..

Alhamdulillah melihat kemajuan Eyang. Gulanya di bawah 200, tensi sudah mulai stabil. Kakinya aja yang masih kebas.

September 26 2008 03:09 pm | Manfaat Noni Juice and Noni dan Kesehatan and Tahitian Noni Juice

Trackback URI | Comments RSS

Leave a Reply